Tuhaaan...
Aku bersyukur atas keindahan apa yg aku lihat di bukit indah ini
Namun ketika aku mencoba untuk mengabadikan keindahan ini.
Aku selalu bertanya-tanya.
"Kenapa yang aku potret, tak sama jelas dengan nyatanya?"
Lalu aku sejenak berdiam.
Mengamati dan berusaha untuk memotret dengan sebaik mungkin.
Hasilnya pun sama.
Aku pun bertanya-tanya lagi.
"Seharusnya kamera secanggih ini sudah bisa menghasilkan foto yg jelas"
Aku lihat lebih dalam dan cermat lagi.
Bagaimana bisa tidak sejelas aslinya?
Bagaimana bisa keindahan ini hanya dilihat tanpa diabadikan?
Aku baru sadaaar.
Kameraku tak salah.
Keindahan ini tak salah.
Aku berfikir dan tersenyum sejenak.
Ternyata ada satu yang harus lebih aku syukuri.
Yaitu "lensa mata" ;;))
Yaaa hanya ada satu kamera paling jelas dan indah ini.
Apalagi kalau bukan "sepasang mata ini"
Senin, 22 September 2014
Minggu, 17 Agustus 2014
Iya Hanya Beberapa Hari yang Lalu
Hai kau, lelaki yg aku kenal beberapa hari lalu π
Aku menyukaimu sejak kau membuatku tersenyum beberapa hari yg lalu,
Iya tapi hanya beberapa hari yang lalu π
Aku menyukai candaanmu yg renyah
Aku juga menyukai caramu memperhatikan aku
Entah mengapa aku begitu cepat jatuh cinta...
Kepada lelaki yg tidak pernah aku tatap sekalipun,
Entah kenapa juga aku ingin mengulang beberapa hari yg lalu,
Saat kau dan aku masih "saling memperhatikan, kirim gambar bahkan voice note"
Kenapa hanya beberapa hari yg lalu,
Kenapa begitu cepat π
Entah aku tlah salah jatuh hati,
Aku tlah salah mengharapkan cintamu,
Aku juga tlah salah membiarkan rasa ini tumbuh dihatiku π
Kenapa hanya aku yg merasakan ini,
Kenapa kau tak merasakannya juga π
Sesekali aku menyindirmu via bbm dan path tapi kau tak pernah "PEKA" !
Terkadang aku pun cemburu dengan pmmu
Entah itu untuk siapa, yg jelas itu bukan untukku π
Terima kasih sudi mampir dihatiku,
Terima kasih sudah membuatku merasa berbunga-bunga,
Terima kasih terima kasih terima kasih π
Terima kasih lelaki bermata indah❤
With love
Febriπ©
Aku menyukaimu sejak kau membuatku tersenyum beberapa hari yg lalu,
Iya tapi hanya beberapa hari yang lalu π
Aku menyukai candaanmu yg renyah
Aku juga menyukai caramu memperhatikan aku
Entah mengapa aku begitu cepat jatuh cinta...
Kepada lelaki yg tidak pernah aku tatap sekalipun,
Entah kenapa juga aku ingin mengulang beberapa hari yg lalu,
Saat kau dan aku masih "saling memperhatikan, kirim gambar bahkan voice note"
Kenapa hanya beberapa hari yg lalu,
Kenapa begitu cepat π
Entah aku tlah salah jatuh hati,
Aku tlah salah mengharapkan cintamu,
Aku juga tlah salah membiarkan rasa ini tumbuh dihatiku π
Kenapa hanya aku yg merasakan ini,
Kenapa kau tak merasakannya juga π
Sesekali aku menyindirmu via bbm dan path tapi kau tak pernah "PEKA" !
Terkadang aku pun cemburu dengan pmmu
Entah itu untuk siapa, yg jelas itu bukan untukku π
Terima kasih sudi mampir dihatiku,
Terima kasih sudah membuatku merasa berbunga-bunga,
Terima kasih terima kasih terima kasih π
Terima kasih lelaki bermata indah❤
With love
Febriπ©
Selasa, 31 Desember 2013
Sabtu, 28 Desember 2013
-WANITA DIPULAU SEBRANG-
TUHAN,
Ketika butiran air ini kau jatuhkan kebumi,
hanya ada satu yang difikiranku SESOSOK WANITA PARUH BAYA DIPULAU SEBRANG SANA
TUHAN,
Sampaikan kepadanya sungguh aku sangat mencintainya hanya karena ENGKAU
TUHAN,
Mudahkanlah segala urusannya baik didunia maupun diakhirat
TUHAN,
Beri kan selalu wanita super ini kekuatan untuk menghadapi kerasnya hidup ini,
beri kan selalu wanita super ini kesehatan agar kelak suatu saat nanti dia bisa melihat KEMENANGANKU
tapi TUHAN,
Aku takut aku tak bisa membahagiakannya yang ada malah memberikannya kekecewaan,
Tapi aku takkan pantang menyerah untuknya dengan alunan sendu dari bibirku "bismillahhirrahmannirrahim, AKU PERCAYA AKU BISA!!!"
BUUU aku merindukanmu selalu merindukanmu dikota atlas ini dengan buliran air hujan ini aku titipkan segala rindu dan kebahagianku disini:')
(Semarang, 12/12/2013 & 15:36 WIB)
Ketika butiran air ini kau jatuhkan kebumi,
hanya ada satu yang difikiranku SESOSOK WANITA PARUH BAYA DIPULAU SEBRANG SANA
TUHAN,
Sampaikan kepadanya sungguh aku sangat mencintainya hanya karena ENGKAU
TUHAN,
Mudahkanlah segala urusannya baik didunia maupun diakhirat
TUHAN,
Beri kan selalu wanita super ini kekuatan untuk menghadapi kerasnya hidup ini,
beri kan selalu wanita super ini kesehatan agar kelak suatu saat nanti dia bisa melihat KEMENANGANKU
tapi TUHAN,
Aku takut aku tak bisa membahagiakannya yang ada malah memberikannya kekecewaan,
Tapi aku takkan pantang menyerah untuknya dengan alunan sendu dari bibirku "bismillahhirrahmannirrahim, AKU PERCAYA AKU BISA!!!"
BUUU aku merindukanmu selalu merindukanmu dikota atlas ini dengan buliran air hujan ini aku titipkan segala rindu dan kebahagianku disini:')
(Semarang, 12/12/2013 & 15:36 WIB)
Jumat, 22 November 2013
Alang-alang Kecil Merajut Mimpi by Pertamina
Top of Form
Bottom of Form
`Alang-alang Kecil Merajut Mimpi`
Quote ini aku tulis di
lembar harianku. Aku meletakkan pena dalam saku. Sekejap saja pandanganku
takjub. Tampak 3 orang pembangun sekolah ini, yang hanya menggunakan kaos
kemeja, celana training dan sepatu boot segera menghentikan pekerjaan mereka
membabat ilalang. Mereka memanggil anak-anak dan mengucapkan selamat datang
padaku.
Ya,
Tuhan, betapa anugerah-Mu sungguh nikmat. Kala terpuruk, aku segera sampai pada
sebuah simpulan bahwa aku adalah manusia paling menderita di dunia ini.
Ternyata salah. Penderitaanku tak ada arti apa-apa dibanding mereka yang ada di
hadapanku saat ini. Di depan mataku mereka menagih masa depan. Di hadapanku,
mereka menagih tanggung jawabku. Tanggung jawab kami, para relawan program
Sobat Bumi yang diusung oleh Pertamina Foundation.
Aku
bersandar pada papan nama sekolah SD Alang-alang Kecil V, Kecamatan Skanto,
Kabupaten Keerom, Papua yang telah usang. Memandangi sekeliling yang penuh
ilalang. Teringat pesan Ayahku.
"Jadilah
seperti ilalang, Nak. Tumbuhan ini bisa hidup di tempat seperti apapun. Hutan
tandus. Tanah kering. Pasir berbatu. Seperti itulah hidup dan ilmumu. Laksana
ilalang yang bisa hidup di manapun".
Aku
berjalan mendekati mereka. Memainkan jemari di antara ilalang hutan yang tampak
lembut itu. Awww, ilalang ini sangat tajam rupanya. Ia mampu menembus kulit ari
terdalam hingga membekaskan luka. Aku semakin percaya bahwa ilalang tajam ini
serupa semangat anak-anak sd alang-alang kecil. Rapuh di luar, tajam di dalam.
***
"Bu Guru, jalan ke sekolah banjir. Apakah
tetap pergi?"
Pesan singkat dari Pak Hery, guru olahraga
Sekolah Alang-lang, muncul secara tiba-tiba. Aku sudah bangun lebih pagi dari
biasanya. Rasanya tidak mungkin membunuh semangat ini. "Kita berangkat
saja, Pak".
Sungai Skanto telah berubah coklat. Airnya
mengalir deras. Aku hanya mengamati punggung orang-orang yang berusaha
melintasi sungai ini. Tampak juga motor dipikul menggunakan bambu karena
tiba-tiba mati di muara sungai. Di atas sungai ada jembatan besar tetapi rapuh.
Kini, masih dalam kondisi diperbaiki. Tak tahulah kapan selesai. Menyeberang
sungai ini butuh semangat dan kepercayaan. Adakah yang menjualnya untukku?
"Jika balik atau memutar, kita akan terlambat
sampai di sekolah, Bu Ayu".
Perjalanan semacam ini tidak ada dalam surat
kontrakku. Tanpa alas aku bersama Pak Hery menyebrangi sungai. Kami hanya
tertawa kecil dan segera mempercepat langkah. Pak Hery khawatir jika anak-anak
terlalu lama menunggu kedatangan kami, mereka akan pulang lagi.
Beginilah tugas kami. Bagaimana membuat mereka
percaya bahwa mereka bisa melakukan perubahan positif dalam hidup mereka. Salah
satu yang bisa membantu mereka menemukan "hidup" yang sesungguhnya
adalah lewat pendidikan. Masih ada hari-hari berikutnya yang akan kami lalui di
tanah pedalaman Papua.
Semoga kehadiran kami disini dapat membantu
alang-alang kecil ini merajut mimpi.
Langganan:
Komentar (Atom)